Fungsi Dan Mekanisme Check Valve Hidrolik

Check valve merupakan bahasa yang mungkin terdengar sangat asing di telinga masyarakat umum, namun bagi orang-orang yang berkecimpung di dalam dunia mekanika bahasa ini bukan bahasa yang asing lagi.

Valve check merupakan salah satu komponen yang ada dalam katup. Semua katup memiliki komponen ini termasuk valve yang ada di sistem hidrolik. Lalu apa fungsi dari check valve ini?

Fungsi Check Valve

Fungsi valve check adalah sebagai katup satu arah, yaitu sebagai pengontrol aliran fluida hidrolik agar mengalir ke satu arah saja. Bentuk dari komponen yang satu ini memang terlihat seperti penyambung biasa sehingga banyak orang yang tidak sadar bahwa fungsinya sangatlah penting.

Jika Anda sulit membayangkan fungsi kerja dari check valve ini, maka Anda bisa membayangkan bagaimana fungsi pentil roda. Jadi singkatnya, jika aliran fluida hidrolik sudah melewati bagian dari valve check ini, maka aliran fluida hidrolik tidak bisa balik lagi ke arah sebelumnya/ke arah berlawanan. Fungsi ini akan memudahkan aliran fluida hidrolik untuk dikeluarkan atau ditampung sementara.

Bentuk dari valve check ini seperti mur segi enam. Di bagian luar permukaannya ada tanda panah. Tanda panah tersebut menunjukkan aliran fluida hidrolik. Jadi saat memasangkannya, pastikan Anda tidak keliru. Ikuti tanda panah sesuai kemana aliran fluida hidrolik ingin Anda alirkan. Pemasangan yang tidak tepat akan membuat aliran fluida tidak akan mengalir ke sistem hidrolik sehingga akan menimbulkan gangguan kerja tertentu.

Mekanisme Kerja Check Valve

Mekanisme kerja check valve sangatlah sederhana dan mudah dimengerti. Secara struktur, valve check ini tersusun atas beberapa bagian, yaitu:

1. Pegas

2. Seal

3. Pembuka tutup lubang yang memiliki bentuk bulat kerucut

4. Pembuka tutup dapat berbentuk bola yang terpasang pada sebuah lubang

Mekanisme kerjanya adalah fluida hidrolik akan mengalir dan menekan tutup lubang kerucut atau bola sehingga lubang akan terbuka dan cairan akan masuk. Setelah sejumlah cairan masuk dan tekanan yang masuk telah lebih kecil dibandingkan tekanan keluar, maka pegas tekanan akan menekan kembali pembuka kerucut atau bola tersebut ke posisi semula sehingga lubang tertutup dan fluida hidrolik tidak akan kembali lagi.

Check valve ini umumnya terpasang di atas pompa hidrolik. Fungsinya agar fluida yang sudah dialirkan tidak berbalik dan merusak sistem pompa hidrolik karena kerja sistem pompa yang semakin berat. Secara teori, valve check ini dalam bekerjanya tidak menggunakan sebuah penahan atau sistem apapun, melainkan menggunakan kekuatan gaya gravitasi dan tekanan fluida yang dimunculkan oleh fluida hidrolik.

Valve check sendiri terbagi ke dalam dua jenis yaitu swing dan lift valve check. Jenis swing umumnya dipasangkan bersamaan dengan gate valve sedangkan jenis lift umumnya digunakan oleh industri pabrik tertentu untuk menggantikan ball valve sekaligus check valve nya.

Valve check memiliki ragam ukuran tekanan maksimal yang mampu diterimanya. Jika sistem hidrolik Anda selalu mengeluarkan dan mengalirkan fluida yang cukup banyak dengan tekanan tinggi, maka pastikan Anda memilih ukuran tekanan yang juga tinggi.

Harga valve check di pasaran sangat variatif tergantung kualitas dan ukuran tekanan. produk valve check ini di pasaran sangatlah banyak. Untuk memilih produk terbaik, lakukanlah pembandingan terlebih dahulu menggunakan beberapa ukuran seperti harga, kualitas, fitur hingga review pelanggan. Pastikan Anda memilih produk temtera.com  agar Anda tidak kecewa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *