Jangan Salah, Ini Dia 4 Keunggulan Epoxy Lantai Dibandingkan Lantai Biasa

Teknologi mengalami kemajuan tidak hanya di bidang gadget, melainkan hampir ke berbagai sektor termasuk bangunan. Mendirikan dan menyelesaikan sebuah bangunan tak lagi membutuhkan waktu berbulan-bulan. Bahkan bisa diselesaikan dalam beberapa hari saja, kombinasi antara tenaga manusia dan kemajuan teknologi. Hampir semuanya diselesaikan secara komputerisasi, bila tidak memungkinkan maka tugas manusialah untuk menyelesaikannya.

Lantai bangunan tak luput dari dampak kemajuan teknologi. Sebagai tempat berpijak selama beraktivitas, lantai haruslah kokoh, tahan gesekan, dan tidak licin sehingga tak membahayakan lainnya. Terutama di lantai pabrik atau tempat dengan arus akitivitas yang tinggi hingga melibatkan alat berat. Lantai yang digunakan tidak bisa sembarangan. Harus jauh lebih kokoh dan lebih tahan gesekan oleh alat-alat berat. Itulah sebabnya diciptakan epoxy lantai.

4 Keunggulan Epoxy Lantai Dibandingkan Lantai Keramik

Keunggulan Epoxy

Alih-alih menggunakan keramik, mulai banyak gedung beralih pada cat epoxy, seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, gudang, hingga gedung perkantoran. Bahkan tidak dipungkiri bahwa epoxy bisa digunakan di rumah biasa. Sayangnya, masih banyak yang berpikiran harga lapisan epoxy itu mahal. Padahal bila dibandingkan dengan keramik, harganya tidak akan jauh berbeda. Apalagi bagi bangunan yang menggunakan keramik dengan harga yang mahal. Berikut ini ada sedikit ulasan mengenai keunggulan epoxy lantai dibandingkan dengan lantai keramik:

1. Lebih Mudah Dibersihkan

Penggunaan epoxy dan lantai keramik memiliki tujuan yang sama, yaitu agar pijakan terlihat bersih dan rapi. Namun kenyataannya epoxy lebih mudah dibersihkan. Selain itu, epoxy membuat lantai lama kelamaan semakin kuat dan kokoh. Berbeda dengan lantai keramik yang hanya menunjukkan sisi keindahan tetapi tetap rentan mengalami pecah serta retak, apalagi bila tergesek benda berat.

2. Harga Lebih Terjangkau

Harga epoxy untuk lantai mungkin terlihat mahal, ditambah lagi tidak mudah ditemukan di sembarang toko bangunan. Namun perlu disadari bahwa keramik juga mengalami kenaikan harga. Untuk mendapatkan keramik yang bagus, minimal harus mengeluarkan biaya 200ribu hingga 500ribu rupiah, tergantung kualitas dan modelnya. Belum lagi keramik tanpa nat, harganya bisa lebih mahal dibandingkan keramik biasa. Jika dihitung-hitung, maka harganya tidak akan jauh berbeda dengan cat epoxy.

3. Motifnya Lebih Beragam

Motif dan warna keramik memang lebih beragam, tidak sekedar putih, abu-abu, atau warna netral lainnya. Namun hal tersebut belum bisa mengalahkan cat epoxy. Dengan menggunakan epoxy, Anda bisa menggambar motif sesuka hati. Ya, menggambar, bukan lagi terpaku pada motif yang telah ada. Maka, tidak heran bila ada rumah sakit yang menggunakan cat epoxy untuk menggambar tema laut pada lantai untuk mengurangi kesan menyeramkan, terutama pada anak-anak. Anda bisa meminta jasa epoxy profesional untuk menggambar sesuai dengan keinginan. Dijamin, suasana akan tidak akan membosankan.

4. Pemasangan yang Lebih Praktis

Proses pengerjaan perlu diperhitungkan. Semakin lama prosesnya, maka akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak. Proses aplikasi cat epoxy cenderung lebih praktis, karena sistemnya hampir sama dengan mengecat dinding. Sementara memasang keramik memerlukan material pendukung seperti semen dan pasir. Belum lagi bila ternyata keramik memiliki motif yang rumit dan perlu ketelitian saat memasangnya, tentu membutuhkan waktu yang lebih lama.

Itulah keunggulan epoxy lantai dibandingkan lantai keramik biasa. Pikirkan dengan baik sebelum menentukan pilihan, karena bila mengalami kekecewaan akan sulit memperbaikinya. Mengganti keramik ke cat epoxy maupun sebaliknya bukanlah pekerjaan yang mudah dan akan mengeluarkan banyak biaya. Sesuaikan dengan budget yang dimiliki untuk melapisi lantai rumah, gedung, atau fasilitas umum lainnya.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *