Tak Hanya Sebagai Plafon, Gypsum Juga Bisa Jadi Dinding Partisi Tahan Api Loh!

Kamu sering kebingungan saat memilih dinding partisi setiap berada di toko partisi dinding? Agar lebih mudah untuk memutuskan, ada dua hal nih yang harus kamu pertimbangkan. Pertama, putuskan apakah kamu membutuhkan partisi yang permanen atau temporer. Kedua, pilihlah material yang sesuai dengan budget dan kebutuhan kamu. Untuk partisi ruangan yang sifatnya semi permanen, gunakanlah material yang ringan sehingga mudah untuk dipindahkan atau dibongkar pasang, seperti gypsum.

Gypsum Sebagai Dinding Partisi

Gypsum Sebagai Dinding Partisi

Kebanyakan orang hanya tahu kalau gypsum bisa diaplikasikan pada bagian langit-langit rumah saja. Padahal sebenarnya gypsum bisa loh dipakai untuk membuat dinding partisi, yaitu dinding yang fungsinya untuk membatasi, menciptakan ruang sekaligus memberikan unsur dekoratif. Makanya, sifatnya sangat fleksibel karena bisa dipindahkan dengan mudah.

Gypsum memang sedang diminati untuk aplikasi dry wall alias tembok kering. Dry wall adalah metode membangun tembok tanpa menggunakan bata, semen, pasir dan lain-lain. Jadi partisi gypsum ini bakal menghemat budget kamu. Udah gitu masih ada banyak kelebihan dari material yang satu ini:

  1. Proses pemasangannya cepat dan ringkas karena bentuknya yang padat dan kering.
  2. Harga relatif terjangkau.
  3. Lebih ringan daripada kayu dan dinding plester.
  4. Tahan terhadap api.
  5. Material lentur sehingga bisa dibuat sesuai design yang diinginkan.
  6. Gypsum jauh lebih ramah lingkungan. Untuk satu meter persegi, dinding partisi berbahan gypsum hanya membutuhkan setengah liter air. Kertas papan gypsum pun biasanya dibuat dari bahan daur ulang.
  7. Perawatan dry wall ini juga mudah karena lebih awet. Kalau pun ada kerusakan, tinggal mengganti bagian yang rusak dengan yang baru. Jadi gak harus bongkar-bongkar dulu.

Gypsum Lentur dan Tahan Api Berkat Material Penyusunnya

Gypsum sebenarnya bukanlah merupakan bebatuan tapi mineral. Di alam, gypsum biasanya berbentuk mineral abu-abu keputihan bernama kalsium sulfat yang rumus kimianya CaSO4.2H2O. Namun. biasanya warna gypsum tergantung dari zat pengotor yang terkandung di dalam mineral gypsum. Warnanya bisa bervariasi mulai dari putih, kuning, cokelat atau bahkan transparan. Berdasarkan bentuk dan komposisi material penyusunnya, gypsum bisa diklasifikan menjadi dua:

  1. Gypsum Alabaster.

Gypsum Alabaster

 

Mineral yang lembut, berwarna dan tembus cahaya yang sering digunakan untuk ukiran atau pembuatan plester.

  1. Gypsum Selenit.

Gypsum Selenit

 

Gypsum yang terbentuk dari gabungan empat struktur kristal yaitu satin spar, desert rose dan gypsum flower. Transparan dan bentuknya lebih beragam.

Tapi yang jelas, apa pun jenis dan warnanya, mineral yang satu ini dikenal karena daya tahannya terhadap api.

Gypsum biasanya ditemukan mengendap di antara batu pasir, lempung, dan lain-lain. Biasanya terdapat di laut, danau, mata air panas juga endapan balerang dari gunung berapi. Gypsum merupakan mineral yang sangat mudah untuk menguap. Makanya, gypsum bakal jarang ditemukan dalam bentuk pasir atau butiran. Seringnya gypsum ada dalam bentuk kristal dan mengendap dalam berbagai jenis ketebalan dan kemurnian yang beragam. Tergantung kondisi lingkungan sekitarnya.

Ketika air memiliki suhu dan salinitas yang tinggi, gypsum akan berubah menjadi CaSO4.H2O (basanit) atau CaSO4 (anhidrit). Ketika air berada dalam suhu seimbang, sekitar 42 0C maka gypsum akan berubah menjadi anhidrit yang bebas air. Namun, ketebalan yang bervariasi gak menghilangkan sifat gypsum yang lunak dan lentur. Makanya, gypsum jadi primadona untuk dijadikan dinding partisi.

Nah, ternyata nih, ada banyak jenis partisi gypsum yang beredar di pasaran loh. Jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Ada gypsum peredam bising, tahan api, anti lumut dan penahan panas. Nah, sekarang sudah gak bingung lagi kan kalo datang ke toko partisi dinding?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *